Master Trainer Community

Master Trainer Community
Hanya Yang Terbaik Yang Layak Tampil Di Sini
News Update :

SELAMAT DATANG

Entri Populer

Tampilkan postingan dengan label Kids and Parent. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kids and Parent. Tampilkan semua postingan

Senyuman adalah senjata ampuh untuk meluluhkan hati banyak orang

Kamis, 06 Maret 2014

Senyuman adalah senjata ampuh untuk meluluhkan hati banyak orang. Senyuman menandakan begitu Anda menikmati hidup. Wajah yang selalu dihiasi senyuman memang bukan berarti si pemilik wajah hidup tanpa masalah. Senyum manis di wajah mereka menunjukkan kalau mereka menikmati hidup apapun masalahnya.

Inilah sebuah perumpamaan....

Alkisah, dahulu kala di sebuah desa ada sebuah rumah yang dijuluki rumah 1000 cermin. Seperti namanya, ada ribuan cermin di sana. Untuk pergi ke rumah ini, Anda harus melewati ratusan anak tangga.



Suatu hari, ada seekor anjing kecil yang begitu bahagia pergi ke tempat ini. Dengan langkah gembira dan penuh semangat ia menaiki tangga supaya bisa sampai ke rumah 1000 cermin. Saat masuk ke dalam rumah itu, ia terkejut. Begitu banyak anak anjing menyambutnya dengan penuh senyum gembira. Lalu si anak anjing berpikir, "Rumah ini sangat indah. Suatu hari aku akan kembali ke sini".

Di hari yang sama...

Seekor anjing lain datang ke rumah 1000 cermin. Hidupnya tak sebahagia si anjing pertama. Di tambah menaiki anak tangga, tambah muramlah mukanya. Sesampainya di dalam rumah, ia menggeram. Ia merasa ngeri karena ternyata ada begitu banyak anak anjing yang juga menggeram padanya. Lalu ia berpikir, "Rumah yang sangat menakutkan. Jangan harap aku mau ke sini lagi".

Tahukah Anda, ternyata ribuan anak anjing yang mereka temui adalah pantulan wajah mereka. Bayangkanlah kalau orang di sekitar Anda adalah cermin. Wajah yang mereka lihat adalah pantulan wajah Anda.

Mulai sekarang, belajarlah untuk ramah pada setiap orang. Tak hanya itu, ramahlah juga pada setiap masalah pada hidup Anda. Anak tangga yang harus dilewati si anjing kecil ibarat masalah hidup. Semakin Anda menghadapi masalah dengan senyum, masalah Anda akan lebih mudah terselesaikan. Sebaliknya? Ya, Anda sudah cukup pintar untuk menyimpulkannya sendiri. Kembangkan senyum Anda dan taklukkan dunia :)

Kenapa Tidak Boleh Tidur Lagi Setelah Sholat Subuh ?

Minggu, 02 Maret 2014


Imam Ibnul Qayyim mengatakan dalam kitabnya Zaadul Ma’aad, bahwasannya orang yang tidur di pagi hari akan menghalanginya dari mendapatkan rizki. Karena waktu subuh adalah waktu di mana makhluk mencari rizkinya, dan pada waktu tersebut Allah membagi rizki para makhluk.

Dan beliau menukil dari Ibn ‘Abbas radliyallahu ‘anhu bahwasannya dia melihat anaknya tidur di waktu pagi maka ia berkata kepada anaknya ‘bangunlah engkau! Apakah kamu akan tidur sementara waktu pagi adalah waktu pembagian rezki? ¹

Tidur yang terlarang adalah tidur ketika selesai shalat shubuh hingga matahari terbit. Karena pada waktu tersebut adalah waktu untuk menuai ghonimah (pahala yang berlimpah). Mengisi waktu tersebut adalah keutamaan yang sangat besar, menurut orang-orang shalih. Sehingga apabila mereka melakukan perjalanan semalam suntuk, mereka tidak mau tidur di waktu tersebut hingga terbit matahari. Mereka melakukan demikian karena waktu pagi adalah waktu terbukanya pintu rizki dan datangnya barakah (banyak kebaikan).”

Dalam hadits Rasulullah Shallallahu’ alahi wassallam yang shahih yaitu
“Ya Allah berikanlah berkah kepada umatku di pagi harinya”
HR. Abu Dawud no. 2606, Tirmidzi no. 1212, Ibnu Majah no. 2236, shahihAt-Targhiib waTarhiib no, 1693

Dan hadits

“Diberikan barakah kepada ummatku di pagi harinya”
HR. Abu Dawud at-Thaayalisy dishahihkan Syaikh Alalbani dalam ShahihJami’ush Shaghir no. 2841

Rasulullah Saw. bersabda:

“Seusai shalat fajar (subuh) janganlah kamu tidur sehingga melalaikan kamu untuk mencari rezeki.” (HR. Thabrani)

Janganlah kamu tidur, begitu sabda Rasulullah Saw. untuk kita, seusai shalat subuh. Lalu, apa yang kita lakukan seusai shalat subuh? Banyak hal yang dapat kita lakukan. Setelah shalat subuh berjamaah di masjid, kita bisa duduk di ruang tamu untuk membaca Al-Qur’an. Setelah itu, membuka seluruh jendela dan membersihkan rumah. Atau, memulai segala aktivitas yang perlu untuk kita lakukan di pagi hari.

Berkenaan dengan mengisi waktu setelah shalat subuh ini, dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Muslim disampaikan, “Peliharalah waktu itu dengan mengisinya melalui tilawah Al-Qur’an satu juz dalam satu hari, berdzikir atau menghafal. Inilah yang dilakukan Rasulullah Saw. selesai menunaikan shalat subuh, bahwa beliau duduk di tempat shalatnya hingga terbit matahari.”

Ada sebuah amalan yang sangat besar fadhilahnya apabila dilakukan seseorang dalam rangka memanfaatkan waktu di pagi hari ini. Hal ini dapat kita ketahui dari sebuah hadits, yakni dari Anas bin Malik r.a., ia berkata bahwa Rasulullah Saw. telah bersabda:

“Barangsiapa shalat fajar (shalat subuh) berjamaah di masjid, kemudian tetap duduk berdzikir mengingat Allah, hingga terbit matahari lalu shalat dua rakaat (shalat dhuha), maka seakan-akan ia mendapatkan pahala haji dan umrah dengan sempurna, sempurna, dan sempurna.” (HR. Tirmidzi)

Subhรขnallรขh…! Betapa besar pahala orang shalat subuh dengan berjamaah di masjid, kemudian tetap duduk untuk berdzikir hingga terbit matahari, lantas dilanjutkan dengan shalat dhuha, seakan ia mendapatkan pahala haji dan umrah dengan sempurna. Betapa besar pahalanya. Bisakah kita mengamalkanya? Kalau tidak bisa setiap hari, setidaknya seminggu sekali ketika kita libur dan tidak harus berpagi-pagi untuk berangkat bekerja. Apalagi sebagai karyawan, naik bus kota, dan tinggal di Jakarta, biasanya mesti berangkat lebih pagi agar tidak terjebak macet.

Hal yang teramat penting dari pembahasan ini adalah jangan tidur lagi seusai shalat subuh. Marilah kita isi waktu pagi itu dengan beribadah dan memulai aktitivitas harian semenjak pagi hari. Lebih bagus lagi, ketika sudah masuk waktu dhuha, segera kita menunaikan shalat dhuha. Dengan demikian, berarti kita telah mempersiapkan diri untuk menjadi orang yang kaya karena waktu pagi memang penuh keberkahan; berarti kita telah benar-benar siap dalam menyambut datangnya rezeki dari Allah Swt.

Sebelum pembahasan ini kita akhiri, perlu kiranya bagi kita untuk merenungkan apa yang disabdakan oleh Rasulullah Saw. sebagai berikut:

“Bangunlah pagi hari untuk mencari rezeki dan kebutuhan-kebutuhanmu. Sesungguhnya pada pagi hari terdapat barakah dan keberuntungan.” (HR. Thabrani dan Al-Bazzar).

Bahayanya gunakan smartphone di atas jam 9 malam!

Sabtu, 25 Januari 2014

Menurut penelitian terbaru, penggunaan smartphone di atas jam 9 malam terutama untuk keperluan kerja justru akan menyedot energi Anda keesokan harinya dan membuat Anda teler.

Penelitian yang dilakukan oleh seorang sarjana bisnis dari Michigan State University, Amerika Serikat yang dilakukan ke pekerja di AS ini menemukan fakta bahwa orang-orang yang masih menggunakan smartphone untuk tujuan bisnis setelah 9 malam akan merasa lebih lelah dan kurang bertenaga pada keesokan harinya.


"Smartphone dirancang hampir sempurna untuk mengganggu tidur Anda," kata Russell Johnson, peneliti dari Michigan State University, seperti dilansir Telegraph (23/1).

"Hal ini karena smartphone membuat mental dan fisik kita tetap terjaga hingga larut malam, smartphone membuat penggunanya sulit untuk melepaskan diri dari pekerjaan sehingga tidak dapat bersantai dan tertidur." tambahnya.

Peneliti ini sendiri dilakukan dengan meminta 82 manajer tingkat perusahaan untuk menyelesaikan beberapa survei setiap hari selama dua minggu. Peneliti juga melakukan survei pada 161 karyawan dalam berbagai pekerjaan mulai dari keperawatan, akuntan, hingga dokter gigi.

Penelitian ini juga membandingkan penggunaan smartphone dengan perangkat elektronik lainnya dan menemukan bahwa smartphone memiliki efek negatif yang lebih besar daripada menonton televisi dan menggunakan laptop ataupun tablet PC.

Smartphone sendiri juga dikabarkan memancarkan zat 'blue light', yang diketahui dapat menghambat melatonin, zat kimia dalam tubuh yang mempromosikan rasa kantuk pada tubuh manusia.

Oleh karena itu, hindarilah menggunakan smartphone di atas jam 9 malam agar Anda bisa tidur dengan nyenyak dan kembali bugar keesokan harinya.

IBUuuu!!!..... Engkau Mati DEMI MENYELAMATKAN DIRIKU... IBU.... JANGAN TINGGALKAN AKU.... IBU..!!!

Sabtu, 11 Januari 2014



“If you can survive, you must remember that I love you.”

Itulah teks yang terpampang di layar ponsel di balik selimut sang anak yang masih dalam dekapan Sang Bunda yang sudah meninggal.


Tragedi gempa bumi di Jepang beberapa waktu lalu menyisakan drama yang demikian menyentuh hati setiap orang. Disaat tim penyelamat membongkar reruntuhan sebuah rumah, terdapat jasad seorang ibu yang sedang memeluk anaknya.


Ajaibnya sang anak pada saat diselamatkan masih dalam kondisi tertidur.
Allahu Akbar ……….!!!

Sungguh benar kata pepatah,
“Cinta Ibu sepanjang Hayat, cinta anak sepanjang galah.” 

Rasulullah Muhammad saw pun mengatakan, 
“Surga itu ada di bawah telapak kaki Ibu.” 

Menggambarkan sebuah penghargaan yang begitu tinggi atas komitmen, dan cinta kasih seorang Ibu pada anaknya. Subhanallah …….

Imam Masjid Haram: “Hari Penghakiman Segera Tiba”

Senin, 23 Desember 2013

Salju Turun di Jazirah Arab, Imam Masjid Haram: “Hari Penghakiman Segera Tiba”
salju di arab 490x326 Salju Turun di Jazirah Arab, Imam Masjid Haram: โ€œHari Penghakiman Segera Tiba
BEBERAPA hari belakangan salju turun di Jazirah Arab setelah badai Alexa melanda wilayah ini. Imam Masjid Haram Syeikh Su’ud Syuraim mengatakan, terbukti bahwa Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah benar-benar seorang Nabi dan Rasul yang menerima wahyu dari Allah.

Syeikh Syuraim menambahkan, salju merupakan komponen utama dalam pembentukan sungai dan tanaman. Berjatuhannya salju di Jazirah Arab membuktikan kebenaran dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam.

Dalam sebuah hadis, Nabi berkata, “Hari Penghakiman baru akan tiba setelah negara Arab kembali ke ladang hijau dan sungai.”

Syeikh Syuraim juga menyebutkan bahwa baru-baru ini salju telah turun di wilayah Tabuk. Hal ini mengingatkan pada sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam kepada Muadh ketika terjadi Perang Tabuk, “Jika kau berumur panjang, engkau akan melihat tempat ini penuh dengan kebun.” 

Modal Cinta Saja Tidak Cukup Untuk Menikah

Minggu, 22 Desember 2013

Modal Cinta Saja Tidak Cukup Untuk Menikah

Merencanakan pernikahan adalah hal yang mulia, namun cukupkah hanya bermodalkan cinta? Membina hubungan pernikahan tidak cukup bila hanya bermodal cinta.
Anggapan yang mengatakan bahwa cinta sudah cukup untuk menjalin hubungan rumah tangga bisa menjadi sangat menjerumuskan. Bila pasangan tahu bahwa hubungan mereka hanya bermodal cinta, seharusnya jangan dilanjutkan terlalu dalam.
Sangat dianjurkan aspek pertama yang harus dipertimbangkan saat akan menikah adalah akal sehat. Emosi cinta perlu diselaraskan dengan rasional akal sehat.
“Ih gila ya nggak berperasaan, bukan begitu. Tapi akal sehat harus dipakai benar-benar. Apalagi perkawinan. Perkawinan itu akal sehat juga harus jalan, bukan pakai makan perasaan saja,”
Mengapa perasaan bukan dijadikan satu-satunya modal dalam pernikahan?
Perasaan bisa hanya bertahan sementara dan yang menyelamatkan pernikahan justru akal sehat.
“Kalau akal sehat nggak dipakai terus cuma rasa aja, terus rasanya memudar, mau ngapain coba,”
Aspek lain selain akal sehat saat mempertimbangkan akan menikah adalah kestabilan. Aspek ini bisa meliputi banyak hal. Pertama bisa kestabilan dalam hal pangan, sandang, dan papan, bukan hanya cinta.
“Cinta kan cukup untuk kita saling memiliki itu cuma ada di lagu aja. Kalau nggak makan, nggak akan sehat, otak juga nggak jalan, juga nggak berfungsi,”
Ia melihat banyak pernikahan yang justru berakhir dengan ketidakstabilan sandang, pangan dan papan. “Bubaran lantaran ternyata laper itu nggak enak,”
Menurutnya, pasangan juga tidak boleh melupakan kalau menjalin pernikahan nanti akan dikaruniai anak. Mendampingi setiap perkembangan anak pasti tidak hanya cukup bermodalkan cinta.
“Memang anak-anak itu bisa dikasih makan atau hidup karena bapak ibunya saling cinta? Bapak ibunya harus punya akal sehat, supaya tahu bagaimana bertanggungjawab untuk memberikan kehidupan yang pantas buat anaknya,”

Tatkala kata mutiara jadi onak dalam kehidupan....

Jumat, 20 Desember 2013

Assalamualaikum warrohmatullahi wa barokatuh...
Bismillahirrohmanirrohiim...


Inilah jeritan hatiku...
jeritan imanku...

Ya Alloh...
Betapa banyak kata kata mutiara motivasi dari orang orang tapi lihatlah apa yang terjadi pada kehidupan mereka malah jauh dari manisnya kata kata mereka sendiri...

Betapa banyak kata kata mutiara terlempar dari mulut seseorang tapi apa yang telah mereka perbuat  pada orang lain hanya fitnah dan kezholiman semata...

Betapa banyak kata kata mutiara terucap dari lidah orang berilmu agama tapi lihatlah apa yang telah mereka perbuat hanya kemungkaran di muka bumi...

Betapa banyak ahli nasehat yang katanya mengatasnamakan Alquran , Al hadits, tapi lihatlah perilaku mereka terhadap keluarganya hanya ketidakpedulian pada "keluarga" mereka...

Betapa banyak tontonan di depan penglihatanku yang menawarkan ini dan itu. tapi lihatlah pelaku di tontonan itu, mereka sendiri tidak suka yang mereka lakukan...

Betapa banyak orang mengatakan cinta di bibir, tapi lihatlah bibir mereka justru mengeluarkan kata kata benci...

Betapa banyak orang orang yang berilmu ruhani ternyata mencuri ilmu ruhani dari ahlinya tanpa ijin...

Betapa banyak pembaca statusku ini namun bingung harus apa yang dilakukan dalam kehidupan ini...

KEMAHAAAN
Sedang DIA PENGAMPUN namun tak di datangi...
Sedang DIA PERKASA namun tak disandari...
Sedang DIA MULIA namun tak disadari...
Sedang DIA BESAR namun tak diakui...
Sedang DIA PEMBALAS namun tak ditakuti...
Sedang DIA ADIL namun tak diindahkan...
Sedang DIA PEMURAH namun tak diminta...
Sedang DIA AHLI MAKAR namun di-makari...
Sedang DIA SANG PENERIMA namun kita justru menjauuuuuuuuhhhh....!

Mari saudara2ku pembaca budiman...
Hari telah berganti...
Minggu, bulan, tahun telah berganti...

Gantilah perangai dengan rampai kemuliaan...
Hentikan pertikaian dengan kedamaian...
Panjatkan doa jangan keangkuhan...

bacakan fatehah tuk kami sekeluarga...
dan juga bagi sang pembaca...
serta orang orang yang "berhak" tapi terlupakan....

YA Alloh...
kuatkan imannya...
panjang umur dalam ibadah...
ampuni dosa dosa yang membaca tulisan ini...
luaskan rejekinya...
pertemukan jodoh semestinya...
jadikan kami bersaudara karena-MU...
dan lembutkan hatinya tuk terima KELEMBUTAN-MU...

Aamiinkan doa kita semua...
AAMIIN... ya robbinnaas, ya malikinnaas, ya ilahinnaas...

Silahkan share ke teman teman yang sedang gundah ya...

Pangeranku Ksatria Arsyillah (holy)
trainer sejati dan motivator pertama di Indonesia sejak tahun1993...

Koleksi artikel bermanfaat silahkan klik:
http://trainer-sejati.blogspot.com/

blog pribadi tanpa tendensi aneh2...

Alhamdulillahi robbil 'alamin...

Wassalamualaikum warrohmah...

MENGATASI SAKIT GIGI

Selasa, 17 Desember 2013

Cara mengobati sakit gigi – Sakit gigi dapat timbul secara terus menerus atau hanya terasa ngilu dan sakit ketika minum atau makan sesuatu yang peka, seoperti dingin, panas, atau sangat manis.
Penyebab sakit gigi
 Cara mengobati sakit gigiSisa makanan di gigi di ubah bakteri mulut menjadi asam yang membentuk plak. Plak yang mengandung bakteri tersebut dapat mengikis email gigi sehingga lapisannya menipis dan menjadi peka. Email gigi yang terkikis lama-lama meyebabkan gigi berluybang dan terjadi peradangan yang mengenai saragf gigi hingg aterasa sakit
Pencegahan dan perawatan sakit gigi
Menyikat gigi secara teratur setelah makan dan sebelum tidur
Bersihkan sela-sela gigi dengan benang gigi (dental flos)
Hindari permenkaret serta makanan dan minuman yang manis
Kumur dengan air hangat yang diberi garam
Tambal gigi yang berlubang
Periksakan gigi secara teratur 6 bulan sekali
Cara mengobati  sakit gigi dengan bahan alami
1 biji avokad
Keringkan atau sangria biji avokad tersebut, lalu haluskan hingga menjadi bubuk
Masukkan bubuk tersebut pada gigi berlubang dan tutup dengan kapas
Resep 2
15 gr serai
5 lembar daun sirih
Cuci semua bahan hingga bersih, rebus dengan 400 cc air hingga tersisa 200 cc lalu saring
Gunakan airnya hangat-hangat untuk berkumur di tempat gigi yang sakit, lalu minum. Lkukan 3 kali sehari secara teratur.
Demikian cara mengobati sakit gigi, semoga bermanfaat.

19 Pertanyaan Ini Membuat Pendeta dan Jemaatnya Masuk Islam di Gereja

Senin, 09 Desember 2013

Pagi itu, sang pendeta telah berdiri untuk memberikan khotbah. Namun, melihat ada seorang pemuda yang memiliki tanda khusus hadir di gerejanya, sang pendeta menahan khotbahnya.

Ilustrasi gereja (foto Antara)“Aku tidak akan memberikan khotbah kepada kalian, karena diantara kalian ada umatnya Muhammad,” kalimat pertama pendeta itu bagaikan petir di siang bolong. Sebagian jemaat gereja melihat kanan dan kiri, siapa orang yang dimaksud pendeta.
“Bagaimana pendeta mengetahuinya?” tanya seorang jema’at.
“Karena umat Muhammad memiliki tanda khusus di jidatnya, yakni bekas sujud”

Sang pemuda yang dimaksud kemudian berdiri hendak pergi. Namun, tantangan sang pendeta membuat langkahnya terhenti. “Wahai orang muslim, aku akan bertanya kepadamu. Jika kamu bisa menjawab pertanyaanku maka aku akan masuk Islam;

Pertanyaan pertama: Siapakah yang satu dan tidak ada duanya?

Pertanyaan kedua: Apa sesuatu yang dua dan tidak ada ketiganya?

Pertanyaan ketiga: Apa sesuatu yang tiga dan tidak ada keempatnya?

Pertanyaan keempat: Apa sesuatu yang empat dan tidak ada kelimanya?

Pertanyaan kelima: Apa sesuatu yang lima dan tidak ada keenamnya?

Pertanyaan keenam: Apa sesuatu yang enam dan tidak ada ketujuhnya?

Pertanyaan ketujuh: Apa sesuatu yang tujuh dan tidak ada kedelapannya?

Pertanyaan kedelapan: Apa sesuatu yang delapan dan tidak ada kesembilannya?

Pertanyaan kesembilan: Apa sesuatu yang sembilan dan tidak ada kesepuluhnya?

Pertanyaan kesepuluh: Apa sesuatu yang sepuluh dan tidak ada kesebelasnya?

Pertanyaan kesebelas: Apa sesuatu yang sebelas dan tidak ada kedua belasnya?

Pertanyaan kedua belas: Apa sesuatu yang dua belas dan tidak ada ketiga belasnya?

Pertanyaan ketiga belas: Apa sesuatu yang tiga belas dan tidak ada keempat belasnya?

Pertanyaan keempat belas: Siapakah makhluk yang diciptakan Allah, tetapi Allah mencelanya?

Pertanyaan kelima belas: Siapakah makhluk yang diciptakan Allah, tetapi Allah menganggapnya besar?

Pertanyaan keenam belas: Apa sesuatu yang bisa bernafas padahal tidak memiliki ruh?

Pertanyaan ketujuh belas: Siapakah orang yang dapat berjalan di dalam kuburnya?

Pertanyaan kedelapan belas: Pohon apakah yang terdiri dari 12 dahan, setiap dahannya terdiri dari 30 daun, dan setiap daunnya terdiri dari lima buah?

Pertanyaan kesembilan belas: Apa kunci surga?”

Pemuda yang di malam harinya bermimpi didatangi seseorang yang menyuruhnya pergi ke gereja untuk membela Nabi itu kemudian menjawab pertanyaan sang pendeta.

“Jawaban pertanyaan pertama: Dzat yang satu dan tidak ada duanya adalah Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Jwaban pertanyaan kedua: sesuatu yang dua dan tidak ada ketiganya adalah siang dan malam, sebagaimana firman Allah ‘Kami menjadikan siang dan malam sebagai dua tanda’ (QS. Al Isra’ : 12)

Jawaban pertanyaan ketiga: sesuatu yang tiga dan tidak ada keempatnya adalah pertanyaan Nabi Musa kepada tukang sayur.

Jawaban pertanyaan keempat: sesuatu yang empat dan tidak ada kelimanya adalah kitab samawi. Yakni Zabur, Taurat, Injil dan Al Qur’an.

Jawaban pertanyaan kelima: sesuatu yang lima dan tidak ada keenamnya adalah shalat lima waktu.

Jawaban pertanyaan keenam: sesuatu yang enam dan tidak ada ketujuhnya adalah masa Allah menciptakan langit dan bumi. Sebagaimana firmanNya: ‘Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan langit dan bumi dan apa yang ada diantara keduanya dalam enam masa, dan Kami sedikitpun tidak ditimpa keletihan’ (QS. Qaf : 38)”

Tiba-tiba sang pendeta menyela, “Mengapa Tuhanmu berkata ‘dan Kami sedikitpun tidak ditimpa keletihan’?”

“Karena orang Yahudi berkeyanikan bahwa Allah menciptakan langit, bumi dan isinya selama enam hari. Kemudian Allah kelelahan dan beristirahat di hari yang ketujuh. Oleh karena itu Allah berfirman ‘dan Kami sedikitpun tidak ditimpa keletihan’

Jawaban pertanyaan ketujuh: sesuatu yang tujuh dan tidak ada kedelapannya adalah langit. ‘Tidakkah kamu perhatikan bagaimana Allah menciptakan tujuh langit yang bertingkat-tingkat? (QS. Nuh : 15)

Jawaban pertanyaan kedelapan: sesuatu yang delapan dan tidak ada kesembilannya adalah mereka yang memikul arsy. Sebagaimana firman Allah, ‘Dan malaikat-malaikat berada di penjuru-penjuru langit, dan pada hari itu delapan malaikat menjunjung Arsy Tuhanmu di atas kepala mereka’ (QS. Al Haqqah : 17)

Jawaban pertanyaan kesembilan: sesuatu yang sembilan dan tidak ada kesepuluhnya adalah mukjizat Nabi Musa. Sebagaimana firman Allah ’Dan sesungguhnya Kami telah memberikan sembilan mukjizat yang nyata kepada Musa’ (QS. Al Isra’ : 101)

Jawaban pertanyaan kesepuluh: sesuatu yang sepuluh dan tidak ada kesebelasnya adalah pahala orang yang melakukan kebaikan. Dia akan mendapatkan sepuluh kebaikan.

Jawaban kesebelas: sesuatu yang sebelas dan tidak ada kedua belasnya adalah saudara-saudara Nabi Musa.

Jawaban pertanyaan kedua belas: sesuatu yang dua belas dan tidak ada ketiga belasnya adalah terpecahnya batu.

Jawaban pertanyaan ketiga belas: sesuatu yang tiga belas dan tidak ada keempat belasnya adalah saudara-saudara Nabi Yusuf dan kedua orang tuanya.

Jawaban pertanyaan keempat belas: makhluk yang diciptakan Allah, tetapi Allah mencelanya adalah suara keledai. ’Sesungguhnya seburuk-buruk suara ialah suara keledai’ (QS. Luqman : 19)

Jawaban pertanyaan kelima belas: makhluk yang diciptakan Allah, tetapi Allah menyebutnya besar adalah tipu daya wanita. ‘Sesungguhnya tipu daya kamu adalah besar’ (QS. Yusuf : 28)

Jawaban pertanyaan keenam belas: sesuatu yang bisa bernafas padahal tidak memiliki ruh adalah waktu Subuh. ’Dan demi Subuh apabila fajarnya mulai bernafas’ (QS. At Takwir : 18)

Jawaban pertanyaan ketujuh belas: orang yang dapat berjalan di dalam kuburnya adalah Nabi Yunus ketika berada di dalam perut ikan.

Jawaban pertanyaan kedelapan belas: Pohon yang terdiri dari 12 dahan, setiap dahannya terdiri dari 30 daun, dan setiap daunnya terdiri dari lima buah adalah tahun. Setahun ada 12 bulan. Sebulan ada 30 hari. Sehari ada lima waktu shalat.

Jawaban pertanyaan kesembilan belas: kunci surga adalah Laa ilaaha illallah, Muhammad rasulullah.

Mendengar jawaban ini, sang pendeta kemudian masuk Islam dengan mengucapkan dua kalimat syahadat. Kemudian para jemaatnya juga masuk Islam di hari itu juga, di gereja yang sama. Dan nama pemuda yang menjadi perantara keislaman mereka adalah Abu Yazid Bastami. [Sumber: Qashashush Shaalihiin, karya Guru Besar Universitas Al Azhar Dr Mustafa Murad]

Dr Mustafa Murad -Guru besar universitas Al Azhar- menyatakan bahwa kisah-kisah dalam bukunya Qashashush Shaalihiin adalah kisah nyata. Kisah pendeta masuk Islam ini terjadi pada abad ketiga hijriyah.

Dr Mustafa Murad -Guru besar universitas Al Azhar- menyatakan bahwa kisah-kisah dalam bukunya Qashashush Shaalihiin adalah kisah nyata. Kisah pendeta masuk Islam ini terjadi pada abad ketiga hijriyah.

Abu Yazid Al Bastami yang dimaksud dalam kisah ini lahir pada 188 H dan wafat pada 261 H. Abu Yazid lahir di Bustam, bagian timur laut Persia, sehingga disebut Al Bustami atau Al Bastami. Beliaulah tokoh sufi yang terkenal dengan nasehatnya: "Jika kalian melihat seseorang sanggup melakukan pekerjaan-pekerjaan ajaib, walaupun ia sanggup terbang ke udara, maka janganlah kalian tertipu sebelum melihat bagaimana ia mengikuti Nabi dan menjaga batas-batas syari`at".

Kisah Pendeta Yahudi Dengan Nama Panggilan Islam

Ibarah Untuk Para Pencari Kebenaran dari sebuah "Kisah Pendeta Yahudi Dengan Nama Panggilan Islam"


Husen bin Salam adalah Kepala Pendeta Yahudi di Madinah. Walaupun penduduk Madinah berlainan agama dengannya, namun mereka menghormati Husen. Karena di kalangan mereka, dia terkenal baik hati, istiqamah, dan jujur.

Husen hidup tenang dan damai. Baginya waktu sangat berguna. Karena itu ia membaginya dalam tiga bagian. Sepertiganya ia pergunakan di gereja Yahudi untuk mengajar dan beribadat.

Sepertiga lainnya ia habiskan di kebun untuk merawat dan membersihkan tanaman. Sepertiga lagi untuk membaca Taurat dan mengajarkan kepada orang lain.

Setiap kali menemukan ayat Taurat yang mengabarkan tentang kedatangan seorang nabi di Madinah, ia selalu membacanya berulang-ulang dan merenunginya.

Dipelajarinya lebih mendalam tentang sifat-sifat dan ciri-ciri nabi yang ditunggu-tunggunya itu. Ia sangat gembira ketika mengetahui orang yang ditunggunya itu telah lahir dan akan hijrah ke Madinah.

Karena itu ia selalu berdoa agar Allah memanjangkan usianya supaya bisa bertemu dengan nabi yang ditunggu-tunggunya dan menyatakan iman. Allah memperkenankan doa dengan memanjangkan usianya dan mempertemukannya dengan penutup para nabi, Muhammad SAW.

Ketika pertama kali mendengar kedatangan Nabi, Husen bin Salam mencocokkannya sifat-sifatnya dengan yang ia ketahui dari Taurat. Begitu mengetahui persamaan-persamaan tersebut, ia yakin benar bahwa orang yang ia tunggu telah datang. Namun hal itu ia rahasiakan terhadap kaum Yahudi.

Tatkala Rasulullah hijrah ke Madinah dan tiba di Quba, seorang juru panggil berseru menyatakan kedatangan beliau. Saat itu Husen bin Salam sedang berada di atas pohon kurma. Bibinya, Khalidah bint Harits menunggu di bawah pohon tersebut. Begitu mendengar berita kedatangan Rasulullah, ia berteriak,”Allahu Akbar! Allahu Akbar! Allahu Akbar!”

Mendengar teriakan itu, bibinya berkata, “Engkau akan kecewa. Seandainya pun engkau mendengar kedatangan Musa bin Imran, engkau tidak bisa berbuat apa-apa.”

“Wahai Bibi! Demi Allah, dia adalah saudara Musa bin Imran. Dia dibangkitkan membawa agamanya yang sama,” jawab Husen.

“Diakah nabi yang sering engkau ceritakan?” tanya bibinya.

“Benar!”

Lalu Husen bergegas menemui Rasulullah yang sedang dikerumuni orang banyak. Setelah berdesak-desakan, akhirnya Husen berhasil menemui beliau. Ucapan pertama kali yang keluar dari mulut beliau adalah, “Wahai manusia, sebar luaskan salam. Beri makan orang yang kelaparan. Shalatlah di tengah malam, ketika orang banyak sedang tidur nyenyak. Pasti engkau masuk surga dengan bahagia.”

Husen bin Salam memandangi Rasulullah dengan lekat. Ia yakin, wajah beliau tidak menunjukkan raut pembohong. Perlahan Husen mendekati seraya mengucapkan dua kalimat syahadat.

Rasulullah menoleh kepadanya, “Siapa namamu?”

“Husen bin Salam,” jawabnya.

“Mestinya Abdullah bin Salam,” ujar Rasulullah mengganti namanya dengan lebih baik.

“Saya setuju!” jawab Husen. “Demi Allah yang mengutus engkau dengan benar, mulai hari ini saya tidak ingin lagi memakai nama lain selain Abdullah bin Salam.”

Setelah itu Husen yang sudah berganti nama dengan Abdullah bin Salam segera pulang. Ia mengajak seluruh keluarganya, termasuk bibinya, Khalidah yang saat itu sudah lanjut usia, untuk memeluk agama Islam. Mereka menerima ajakannya. Abdullah bin Salam meminta keluarganya untuk merahasiakan keislaman mereka kepada kaum Yahudi sampai waktu yang tepat.

Beberapa saat kemudian Abdullah menemui Rasulullah lalu berkata, “Wahai Rasulullah, orang-orang Yahudi suka berbohong dan sesat. Saya minta engkau memanggil ketua-ketua mereka, tapi jangan sampai mereka tahu kalau saya masuk Islam. Serulah mereka ke agama Allah, saya akan bersembunyi di kamar engkau mendengar reaksi mereka.”

Rasulullah menerima permintaan Abdullah bin Salam. Beliau memasukkannya ke dalam biliknya dan mengumpulkan para pemuka Yahudi. Rasulullah mengingatkan mereka tentang ayat-ayat Al Quran dan mengajak mereka masuk agama Islam. Tetapi orang-orang Yahudi itu tidak mau menerima ajakan beliau. Bahkan dengan beraninya mereka membantah ucapan-ucapan Rasulullah.

Setelah mengetahui bahwa mereka enggan menerima seruannya, Rasulullah bertanya, “Bagaimana kedudukan Husen menurut kalian?”

“Dia pemimpin kami, Kepala Pendeta kami dan pemuka agama kami,” jawab mereka.

“Bagaimana pendapat kalian kalai dia masuk Islam ? Maukah kalian mengikutinya?” tanya Rasulullah.

“Tidak mungkin! Tidak mungkin dia akan masuk Islam. Kami berlindung kepada Allah, tidak mungkin dia masuk Islam,” jawab mereka.

Tiba-tiba Abdullah bin Salam keluar dari bilik Rasulullah dan menemui mereka seraya berkata, “Wahai orang-orang Yahudi, bertakwalah kepada Allah. Terimalah agama yang dibawa Muhammad. Demi Allah, sesungguhnya kalian sudah mengetahui bahwa Muhammad itu benar utusan Allah. Bukankah kalian telah membaca nama dan sifat-sifatnya dalam Taurat? Demi Allah, saya mengakui Muhammad adalah Rasulullah. Saya beriman kepadanya dan membenarkan segala ucapannya.”

“Bohong!” jawab orang-orang Yahudi. “Engkau jahat dan bodoh, tidak bisa membedakan mana yang benar dan salah,” umpat mereka lalu pergi meninggalkan Abdullah bin Salam dan Rasulullah.

“Engkau lihat, wahai Rasulullah. Orang-orang Yahudi itu pendusta dan sesat. mereka tidak mau mengakui kebenaran walaupun di depan mata,” ujar Abdullah.

Abdullah bin Salam menerima Islam seperti orang yang kehausan yang merindukan jalan ke telaga. Lidahnya selalu basah oleh untaian ayat-ayat Al Quran. Ia selalu mengikuti semua seruan Rasulullah sehingga suatu ketika beliau memberi kabar gembira dengan surga.

Suatu ketika Qais bin Ubadah dan beberapa orang lainnya sedang belajar di serambi masjid. Dalam kelompok itu terdapat seorang lelaki tua yang ramah dan sangat menyenangkan hati. Setiap ucapan yang keluar dari mulutnya selalu menarik perhatian orang. Ketika lelaki itu pergi, orang-orang saling bertanya siapa dia. Di antara mereka ada yang berkata, “Siapa yang ingin melihat penduduk surga, lihatlah lelaki itu!”

Qais bin Ubadah segera bertanya, “Siapa dia?”

“Abdullah bin Salam,” jawab mereka.

Qais bin Ubadah memutuskan untuk mengikuti lelaki itu sampai jauh keluar kota Madinah. Setelah diizinkan masuk, Qais menemuinya.

“Apa keperluanmu anak muda?” tanya Abdullah.

“Saya mendengar orang-orang berbicara tentang diri Bapak. Kata mereka, siapa yang ingin melihat penghuni surga, lihatlah Bapak! Mendengar ucapan mereka, saya mengikuti Bapak sampai ke sini. Saya ingin mengetahui mengapa orang banyak berkata begitu?”

“Allah yang lebih mengetahui tentang penduduk surga,” jawab Abdullah.

“Ya, tapi pasti ada sebabnya mengapa orang-orang berkata begitu?”

“Baik, akan kujelaskan.”

“Silakan, semoga Allah membalas segala kebaikan Bapak,” ujar Qais.

“Pada suatu malam ketika Rasulullah masih hidup, saya bermimpi. Seorang laki-laki datang menemuiku seraya menyuruhku bangun dan mengajakku pergi. Tiba-tiba saya melihat sebuah jalan di sebelah kiri. Saya bertanya, ‘Jalan kemanakah ini?’

‘Jangan turuti jalan itu, itu bukan jalanmu,’ jawab orang itu.

Tiba-tiba saya melihat jalan yang terang benderang di sebelah kananku. ‘Lewatilah jalan itu,’ kata orang itu.

Saya mengikuti jalan yang terang itu hingga tiba di sebuah taman yang subur, luas, dan penuh dengan pohon-pohon hijau dan indah. Di tengah-tengah taman terdapat sebuah tiang besi. Pangkalnya tertancap di tanah dan ujungnya sampai ke langit. Di puncaknya terdapat sebuah aula berlapis emas.

Orang itu berkata, ‘Panjatlah tiang itu!’

‘Aku tidak bisa,’ jawabku.

Tiba-tiba datang seorang pembantuku lalu dia menaikkan tubuhku sampai ke puncak tiang. Aku tinggal di sana sampai pagi dengan perasaan yang sangat bahagia.

Setelah hari pagi, kudatangi Rasulullah dan kuceritakan kepada neliau perihal mimpiku. Beliau bersabda, ‘Jalan yang engkau lihat di sebelah kiri adalah jalan ke neraka. Jalan yang engkau lalui di sebelah kanan adalah jalan penduduk surga. Taman yang indah itu adalah Islam. Adapun tiang yang terpancang di tengah taman itu adalah tiang agama. Adapun aula itu adalah pegangan yang kokoh dan kuat. Engkau senantiasa berpegangan dengannya sampai mati."

Advertise

AD DESCRIPTION
AD DESCRIPTION
AD DESCRIPTION
AD DESCRIPTION
 

© Copyright Komunitas Trainer Internasional 2010 -2011 | Design by Herdiansyah Hamzah | Published by Borneo Templates | Powered by Blogger.com.